alkisah sebuah cerita padang pasir tandus bermulalah penerokaan alam seorang hamba Allah bernama Tahaha
pejalanan hidup si taha adalah begitu perik dan begitu tidak adil.setelah suku abad pencarian kehidupan mencari keabadian chenta. adakah si taha betemu cintanya setelah bertandang untuk kali kedua betandang ke sebuah pulau misteri. sedikit sebanyak pulau itu di diami oleh jin-jin dan mahlok Allah serta keindahan yang ala kadar sedap mata memandang.Sang dewi bakal mengisi hatinya menanti di sana....
Di pulau yang damai bemula kisah perkenalan tidak sengaja.lagak si taha bagai orang keruan serelah gagap mencapai matlamat di padang tandus.betemankan bayu dan lensa camera giat si taha merakam aksi para sang perewan dan ungkas-ungkas bermadu asmara. tedapat sepasang pipit sedang bemadu dihingap si taha mengacau keamanan si sepasang pipit. lalu si taha beredar setelah puas berada di tempat si pipit. si taha menuju ke gigi pantai bermain sang ombak. tidak di sangka gaya si taha lunak dirakam sepasang mata. pada malam keesokan harinya berlansung pesta tari dan pengakhiran pesta itu sang dewi besama teman-temannya menhidang sebuah lagu penutupan yang amat menceriakan.
pada keesokan harinya tamat sudah perjalanan sebuah penerokaan di pulau tersebut. perjalanan pulang ke tanah tandus bernakodakan bahtera tanpa di sangka si dewi mahu betemankan besama si taha. setelah sesi bebualan yang jangal dan campur tolak kepenatan taha lalu berdengkor takala itulah segala kehuduhan taha teserlah.
tibanya di padang tandus ketika sang purnama sibok memancarkan cahaya si dewi kebuntuan kerna tiada teman yang sudi menbawanya ke istananya. dengan niat iklas menbantu si taha menpelawa sang dewi menhantar pulang istinanya. setibanya di mahligai indah itu si taha pergi menbawa diri tanpa meningalkan seberang cara kominikasi kepada sang dewi. setelah semingu belalu.....bermula episod chenta si taha..
to be continue~
Subscribe to:
Post Comments (Atom)
andai mungkin taha mengerti si pipit,dapatlah kiranya taha berkelana mencari chenta dan bertamu di hati sang perawan sebagaimana pipit bersyukur lalu berkicau alunan chenta kepada mentari hati.. puitis kaseh kesah romantis menyulam sepi sayangnya abadi.. mentari hatinya diberi perumpamaan, suci hatinya ia janjikan.. chenta sayangnya hanya padanya, menadah mohon Ilahi sentiasa berbunga..
ReplyDelete